Catatan perjalanan ayah & bunda |
Web blog ini berisi catatan harian Ayah & Bunda. Momen-momen bahagia, sedih, haru, rindu, semua kami siapkan untuk bekal belajar dan mewarnai cerita kehidupanmu kelak, anakku. Selamat menyelami sekelumit cerita ini. Ambil yang baik, eksplor lagi dari sekelilingmu, dan tetaplah jadi anak yang cerdas, kritis & bermanfaat. Doa Ayah & Bunda selalu menyertai nadimu. |
Dedek sayang,
Alhamdulillah akhirnya Bunda menulis blog ini. Dari kemarin Ayah nunggu-nunggu Bunda, kok nggak nulis ke blog ini lagi. Apakah Bunda sibuk atau Bunda ada urusan penting lainnya? Semoga apa yang Bunda ceritakan dibawah tadi selalu menjadi penyemangat buat Dedek kelak ya. Untuk terus mencoba, whatever it takes. Yuk, kita doakan Bunda semoga dipermudah jalannya.
Kesibukan Ayah saat ini bertambah, sayang. Ayah saat ini sedang membaca buku bagus berjudul “Akses Warga Miskin terhadap Kebutuhan Dasar”. Melihat judulnya, Dedek pasti bisa menebak. Whose specialty is it? :) Eitttsss…pencet bel dulu dong, Dek kalo mau jawab. Teeeeeetttt….betuuuuuul…it is your Mom’s specialty.
Di buku ini, Ayah mendapat pencerahan. Ternyata banyak sekali aspek yang harus dikaji jika berbicara tentang kemiskinan. Tidak hanya soal ekonomi belaka, tetapi yang paling mendasar adalah bagaimana menjamin hak warga miskin untuk terus meningkatkan kapasitasnya, mendapatkan akses dalam konteks demokrasi dan politik, menjamin keterwakilan mereka dalam proses pengambilan kebijakan kota, dll. Ayah saat ini sedang “jatuh cinta” dengan isu ini. Tentu saja, inspired by your Mommy :)
Selain membaca, Ayah mulai “melunasi hutang-hutang” tulisan Ayah. Sudah ada 1 tulisan yang Ayah kirim ke salah satu kolega Ayah. Semoga hubungan baik kami tetap terjaga. Ingatkan Ayah untuk terus produktif ya, sayang. Jangan lupa, ingatkan Bunda juga. Bisikkan di telinga Bunda “Bunda, ayo…jangan menyerah. Sama seperti Bunda yang selalu menyemangati Ayah. If you want it, you can have it. Bermimpi, Bunda…supaya apa yang Bunda inginkan dapat digenggam”
Btw Dek, Ayah sangat suka cara Bunda menyemangati Ayah. Bunda selalu utarakan semua dengan lembut, biasanya sambil mengelus kepala Ayah. Hmmm…bilang Bunda ya kalau Ayah kangen banget sama Bunda. Insya Allah Ayah masih dalam proses berjuang terus supaya kita bisa bertemu lagi. Whatever it takes…
Sudah dulu ya sayang, jaga kesehatan. Jangan terlalu banyak nonton TV. Bilang Bunda untuk meng-install TV kabel supaya Dedek ada tontonan yang bermanfaat.
Miss and love you so much,
-Ayah-